Tujuhbelas

Tujuhbelas, banyak yang berbahagia di angka ini Tembok masih kokoh, dan aku pergi. Pondasinya sudah kutinggalkan. Entah sudah seberapa jauh jarak dengan tembok, hingga saat ini masih terlihat kokoh dan (tetap) angkuh. Tapi ingat, ketika sampai tujuhbelas, hitungan mundur…

Continue reading

TMII itu Taman Mini, Pak

12 Maret 2017, hari itu aku resmi menjadi Mabeng (Mahasiswa Bengkel) angkatan kesembilanbelas (Mabeng #19). Mabeng adalah sebutan bagi anggota Media Center (Medcent) Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Sebutan Mabeng diambil karena dulu Mabeng #17 mengerjakan tugas Medcent…

Continue reading

Tigabelas

Tigabelas, banyak yang mengatakan ini angka sial Tidak terhitung banyaknya tangga yang kubuat untuk ke atas. Tapi, pondasi yang besoknya rusak dengan rapi di tempat aku memulai lebih banyak lagi. Kenapa? Tiap kali kukirim pertanyaan tentang hal itu, angin…

Continue reading

Waktunya Masuk

Sejak paham dengan arti kata “wartawan”, aku menetapkan itu sebagai salah satu cita-cita. Menulis adalah duniaku. Bayangkan, apalagi yang lebih menyenangkan daripada sibuk berproduktif di dunia sendiri. Saat SMP tidak ada ekstrakurikuler terkait dengan tulis menulis, untungnya di SMA…

Continue reading